SEKILAS TENTANG UNIKA SANTO THOMAS

Sejarah

Universitas Katolik Santo Thomas Sumatera Utara [disingkat UNIKA Santo Thomas SU] didirikan pada tahun 1984 di Jl. S. Parman 107, Medan. Pada dekade pertama, pertumbuhan dan perkembangan UNIKA sangat pesat sehingga dibutuhkan lokasi kampus baru yang lebih luas. Pada tahun 1994, kampus baru di Tanjung Sari Medan diresmikan dan seluruh kegiatan Pengajaran, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat dipusatkan dan dirancang di kampus Tanjung Sari. Untuk Fakultas Filsafat dibuka kampus baru di Pematang Siantar, tepatnya di Sinaksak yang sekaligus merupakan tempat untuk pendidikan calon imam Katolik.


Tujuan

  1. Menciptakan komunitas akademik yang menyuburkan intelektualitas dan mendukung pembentukan manusia yang utuh dan berkarakter.
  2. Mengembangkan dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni serta mengupayakan penerapannya untuk meningkatkan martabat dan kesejahteraan masyarakat dan memperkaya kebudayaan nasional.
  3. Mendorong dan mendukung peran serta aktif sivitas akademika dalam pembangunan dan pengabdian kepada masyarakat yang memperkuat persatuan dan peradaban bangsa.
  4. Menciptakan berbagai kerjasama dengan lembaga dan asosiasi profesi sehingga para lulusan dapat belajar dan memiliki berbagi pengalaman dan meningkatkan keahlian profesional.

Sasaran

  1. Menguatkan identitas Universitas Katolik Santo Thomas sebagai komunitas akademik yang menciptakan lulusan yang cerdas dan berkarakter.
  2. Menjadikan Universitas Katolik sebagai unversitas penelitian yang produktif.
  3. Universitas Katolik Santo Thomas menjadi komunitas yang cerdas membangun peradaban dan ketahanan bangsa.
  4. Peningkatan kualitas tatakelola universitas dan penyelenggaraan pendidikan tinggi sesuai dengan prinsip good governance dan good practices.

Nilai

Cintakasih, Keadilan, Kebebasan, Martabat Manusia, Pilihan Berpihak Pada Kaum Miskin, dan Solidaritas.


Prinsip

Transparansi, Akuntabilitas, Tanggungjawab, Keseimbangan, dan Kesetaraan.


Makna Lambang

Lambang UNIKA berupa Perisai Mahkota Salib yang melambangkan Pancasila dan Kekatolikan dengan bagian-bagian yang mempunyai arti sebagai berikut:

  1. Perisai bersegi lima melambangkan Pancasila sebagai Dasar Negara RI.
  2. Mahkota berbentuk Salib melambangkan ciri lulusan yang bermoral Katolik.
  3. Lilin Bernyala melambangkan ciri lulusan yang berpengetahuan tinggi.
  4. Ujung Tangan melambangkan ketrampilan bekerja.
  5. Padi dan Kapas yang mengapit buku melambangkan peningkatan kesejahteraan masyarakat berdasarkan kajian ilmu pengetahuan.
  6. Warna Dasar Kuning melambangkan bahwa UNIKA Santo Thomas adalah bagian dari tugas pengabdian Keuskupan Agung Medan di tengah-tengah masyarakat.
  7. Warna Merah pada pita melambangkan Kemartiran dan Pengabdian Kepada Masyarakat.

Motto

Omnibus Omnia (Menjadi segalanya untuk semua orang), dan Service Excellence (Melayani dengan Tangan dan Hati)