PERBAIKI DATA PRODUKSI BERAS
03 Agustus 2017

Prof. Dr. Ir. Posman Sibuea, MS: Masalah perberasan nasional tak habis-habisnya di bahas. Kali ini dosen dan Guru Besar di Prodi Teknologi Hasil Pertanian Universitas Katolik Santo Thomas, Prof. Dr. Ir. Posman Sibuea, MS., membahasnya kembali dari perspektif ketidakakuratan produks beras. Pembahasan ini mencuat karena beberapa minggu terakhir masalah akurasi data pangan, khususnya beras, kembali menggelinding bak bola liar yang sulit dijinakkan. Berawal dari kasus duga¬an penyimpangan tata niaga beras yang melibatkan PT Indo Beras Unggul (IBU) di Bekasi. Kasus PT IBU hanyalah fenomena puncak gunung es. Jika satgas pangan bekerja dengan komitmen tinggi untuk kedaulatan pangan hal serupa kemungkinan besar  akan ditemukan di sejumlah daerah seperti  Jawa Timur, Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, Sumatera Selatan dan Sumatera Utara. Untuk itu publik berharap pemerintah perlu secepatnya menyelesaikan perbaikan metode penghitungan produksi gabah kering giling (GKG) berdasarkan luas panen secara nasional. Selama ini ketidaksinkronan data dinilai dapat memicu gejolak sosial sekaligus membuka potensi kekeliruan dalam penghitungan alokasi anggaran subsidi untuk petani. Selanjutnya dapat dibaca di Opini Koran Sindo, Kamis 3 Agustus 2017.