MAU TAHU CARA KULIAH GRATIS, YUKK DAPATKAN ILMUNYA DI SEMNAS OLEH VERITAS
13 Desember 2018

KOMUNITAS Veritas menggelar Seminar Nasional Kewirausahaan “Bisnis Kreatif di Era Digital”

Senin, 17 Desember 2018, pukul 13.00 Wib, di Aula Universitas Katolik Santo Thomas

FASILITAS: gratis, sertifikat, snack, lucky draw, dan peluang jadi pengusaha)

DAFTAR SEKARANG JUGA. Pendaftaran lewat online, klik link berikut:  https://goo.gl/forms/GzlGpqYGGXcJxuwy2 atau kirim SMS/WA ke nomor: 0822 8801 6981 atau 0821 6789 1633 dengan format: Nama_ Sekolah/Kampus selambat-lambatnya Minggu, 16 Desember 2018.

PEMBICARA:
- Muhammad Fikri (Head of Community Management Bukalapak)
Fikri saat ini menjabat sebagai Head of Community Management Bukalapak dan dosen di London School of Public Relation (LSPR) Jakarta dan Social Media and Travel di Kementerian Pariwisata Republik Indonesia.  Fikri lulus dari jurusan Ilmu Komunikasi FISIP UGM dan Master Ilmu Komunikasi (Youth and Media) The University of Amsterdam (UvA). Penghargaan yang diraih Fikri antara lain: beasiswa LPDP Kementerian Keuangan di Belanda tahun 2013 dan Global Service Leaders Program di Amerika Serikat tahun 2013.

- Syafria Ningsih (Lawan Gaptek)
Pekerjaan terakhirnya adalah PNS guru Matematika dan Kimia di SMA Negeri 1 Panai Tengah, Labuhan Batu. Tahun 1995, Syafria mundur sebagai PNS. Setelah itu, Syafria mencoba berbisnis offline sejak 2006 dan mengkombinasikan platform bisnisnya  dengan online. Awalnya, Syafria kesulitan karena sama sekali tak mengerti dunia digital (gaptek). Tapi Syafria tak patah semangat. Lewat toko online “Kekesumut” yang didirikannya tahun 2016, Syafria sukses membuktikan kalau tak ada kata terlambat meskipun gaptek.

- Qonitah Azzahra (Berhenti Jadi Karyawan)
Lulus dari jurusan Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM) UI tahun 2016. Peraih hibah Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Kemenristekdikti bidang Kewirausahaan tahun 2012 ini ikut tujuh organisasi selama kuliah. Setelah bekerja sebagai Staf CCR PT Wyeth Nutrition Indonesia hingga tahun 2017, Qonitah memutuskan mundur dan fokus berwirausaha dengan membuka toko online “Qonitah Project”. Lini usaha  “Qonitah project” adalah busana muslim online dan offline.

- Kolaliandri Ginting (Berbisnis dari Kamar Kos)
Saat ini kuliah di semester V jurusan Administrasi Niaga FISIP USU.  Di semester 3, Andri berhasil menciptakan produk sendiri yakni alat cuci motor “Jet Cleaner Karya Anak Bangsa”. Alat ini dirakit sendiri dari kamar kos Andri yang hanya berukuran 3 x 4 meter . Dari keuntungan bisnis ini, Andri menginvestasikannya ke ladang jeruk seluas tujuh hektar di kampungnya dan membawa orangtuanya ziarah ke Yerusalem.