Empat Mahasiswa Universitas Katolik Santo Thomas Ikuti Pelatihan Kepemimpinan JAKA APTIK 2026 di Semarang

SEMARANG, 23 Juni 2026 – Universitas Katolik Santo Thomas kembali menunjukkan komitmennya dalam membentuk mahasiswa yang berkarakter, berintegritas, dan memiliki jiwa kepemimpinan melalui partisipasi empat mahasiswanya dalam kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) JAKA APTIK 2026 yang berlangsung pada 22–24 Juni 2026 di Wisma Nazareth, Jalan Dr. Wahidin, Jatinegara, Candisari, Semarang.

Kegiatan yang mengusung tema “Mahasiswa PT APTIK Sebagai Agen Perubahan Transformatif” ini diselenggarakan oleh Jaringan Kemahasiswaan Asosiasi Perguruan Tinggi Katolik Indonesia (JAKA APTIK), sebuah wadah kolaborasi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi Katolik di Indonesia. Pada tahun ini, pelaksanaan kegiatan dipercayakan kepada Universitas Katolik Soegijapranata Semarang sebagai tuan rumah dan panitia penyelenggara.

Empat mahasiswa Universitas Katolik Santo Thomas yang mengikuti pelatihan tersebut adalah:

Yakobus Jesen Ginting (230940016)
Bruno Juang Imanuel Telaumbanua (240600013)
Benediktus Situmorang (240810089)
Genital Vista Gulo (230310063)

Pelatihan kepemimpinan ini dirancang untuk membentuk generasi muda yang mampu menjadi pemimpin masa depan yang memiliki karakter kuat, kemampuan berkolaborasi, serta semangat untuk menghadirkan perubahan positif di tengah masyarakat. Selama kegiatan berlangsung, para peserta mendapatkan berbagai materi, diskusi, refleksi, dan praktik kepemimpinan yang berorientasi pada pengembangan diri dan penguatan kapasitas sosial.

Adapun tujuan utama pelaksanaan kegiatan ini meliputi:

1. Mendorong Pengenalan dan Penerimaan Diri Secara Mendalam

Peserta diajak untuk mengenali potensi, keterbatasan, serta jati diri mereka secara utuh. Kesadaran dan penerimaan diri menjadi fondasi penting dalam membangun karakter kepemimpinan yang autentik dan bertanggung jawab.

2. Membentuk Karakter Positif dan Kepemimpinan yang Tangguh

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas peserta sebagai pribadi yang berintegritas, berkarakter positif, dan tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan. Selain itu, pelatihan ini menjadi bagian dari upaya mencetak kader-kader pemimpin yang siap berkontribusi dalam organisasi kemahasiswaan maupun pelayanan Gereja.

3. Mempertajam Analisis Sosial terhadap Realitas Masyarakat

Peserta dibekali kemampuan untuk membaca dan menganalisis berbagai persoalan sosial secara kritis dan objektif. Melalui proses ini, mahasiswa diharapkan mampu memahami berbagai dinamika serta ketimpangan yang terjadi di masyarakat dan mencari solusi yang konstruktif.

4. Membekali Keterampilan sebagai Agen Perubahan Transformatif

Pelatihan ini juga memberikan berbagai keterampilan praktis dan strategis yang diperlukan untuk menjadi pelopor perubahan. Peserta didorong untuk mampu menghadirkan inovasi dan aksi nyata yang berdampak positif bagi lingkungan kampus, Gereja, maupun masyarakat luas.

Partisipasi mahasiswa Universitas Katolik Santo Thomas dalam kegiatan ini merupakan wujud nyata dukungan universitas terhadap pengembangan soft skills dan kepemimpinan mahasiswa. Melalui pengalaman belajar bersama mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi Katolik di Indonesia, para peserta tidak hanya memperoleh wawasan baru mengenai kepemimpinan, tetapi juga memperluas jejaring dan memperkuat semangat kolaborasi lintas kampus.

Universitas Katolik Santo Thomas berharap keikutsertaan mahasiswa dalam LDK JAKA APTIK 2026 dapat menjadi bekal berharga dalam membentuk pemimpin muda yang visioner, berintegritas, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Dengan semangat menjadi Agen Perubahan Transformatif, para mahasiswa diharapkan mampu menghadirkan kontribusi nyata bagi kemajuan kampus, Gereja, bangsa, dan masyarakat di masa depan.

slot gacor malam ini