MENUJU AKREDITASI UNGGUL, UNIKA SANTO THOMAS AKSELERASI PENYUSUNAN KURIKULUM BERBASIS OUTCOME-BASED EDUCATION (OBE)

Universitas Katolik Santo Thomas terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu penyelenggaraan pendidikan tinggi melalui penguatan implementasi Outcome-Based Education (OBE) sebagai bagian dari strategi menuju pencapaian Akreditasi Unggul. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Kurikulum Berbasis Outcome-Based Education (OBE) yang dilaksanakan di Ruang Rapat Lantai III Gedung Rektorat Universitas Katolik Santo Thomas, Jumat (10/7/2026).

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Rektor Universitas Katolik Santo Thomas, Prof. Dr. Maidin Gultom, S.H., M.Hum., dan dihadiri oleh jajaran Wakil Rektor, Dekan dan Wakil Dekan, Ketua dan Sekretaris Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), LPPM, LPSI, serta Ketua dan Sekretaris Program Studi di lingkungan Universitas Katolik Santo Thomas.

Dalam sambutannya, Rektor menegaskan bahwa pengembangan kurikulum berbasis Outcome-Based Education merupakan langkah strategis dalam memperkuat sistem penjaminan mutu akademik serta meningkatkan daya saing lulusan agar mampu menjawab tuntutan dunia kerja, perkembangan ilmu pengetahuan, dan kebutuhan masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Rektor I menegaskan bahwa implementasi Kurikulum OBE ditargetkan mulai diterapkan pada Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027. Menurutnya, implementasi kurikulum berbasis OBE menjadi salah satu enam syarat utama yang harus dipenuhi dalam upaya meraih predikat Akreditasi Unggul bagi institusi.

Untuk memastikan proses implementasi berjalan optimal, Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) akan melakukan pendampingan secara intensif kepada seluruh program studi, mulai dari penyusunan dokumen kurikulum hingga implementasinya dalam proses pembelajaran.

       

 

Kegiatan bimbingan teknis ini menghadirkan narasumber yang berkompeten di bidang pengembangan kurikulum, yakni Prof. Dr. Berman Hutahaean, M.Pd. dan Parasian Silitonga, S.Kom., M.Cs. Keduanya memberikan pendampingan teknis mengenai penyusunan Profil Lulusan, Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK), penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS), serta mekanisme penilaian yang terukur sesuai prinsip Outcome-Based Education.

       

Selama kegiatan berlangsung, para peserta memperoleh pemahaman komprehensif mengenai penyelarasan antara capaian pembelajaran, proses pembelajaran, hingga sistem evaluasi sehingga kurikulum yang disusun benar-benar berorientasi pada kompetensi lulusan dan kebutuhan para pemangku kepentingan.

Melalui pelaksanaan Bimbingan Teknis ini, Universitas Katolik Santo Thomas semakin mempertegas komitmennya dalam membangun budaya mutu yang berkelanjutan. Dengan sinergi seluruh sivitas akademika, penyusunan dokumen kurikulum yang berkualitas, serta implementasi OBE secara menyeluruh, Universitas Katolik Santo Thomas optimistis mampu menghasilkan lulusan yang kompeten, adaptif, berkarakter, serta siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional, sekaligus memperkuat langkah institusi menuju pencapaian Akreditasi Unggul. (Jonatan/humas)

 

slot gacor malam ini