Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Katolik Santo Thomas melaksanakan asesmen lapangan Akreditasi Program Studi (APS) yang diselenggarakan oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK) pada Senin–Selasa, 2–3 Maret 2026. Kegiatan ini berlangsung di Gedung FKIP Universitas Katolik Santo Thomas selama dua hari, dengan rangkaian kegiatan yang tersusun secara sistematis, terukur, dan akuntabel.
Asesmen lapangan ini bertujuan untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap mutu akademik, tata kelola, sumber daya, serta pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi pada Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris. Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan berdasarkan jadwal resmi yang telah ditetapkan oleh LAMDIK.
Pelaksanaan asesmen ini menghadirkan dua asesor, yaitu Prof. Dr. M. Zaim, M.Hum. dari Universitas Negeri Padang sebagai Asesor I, serta Dr. Rojab Siti Rodiyah, M.Ed. dari Universitas Pendidikan Indonesia sebagai Asesor II.
Kegiatan ini dihadiri oleh Rektor beserta jajaran pimpinan universitas, Kepala Lembaga Penjaminan Mutu, Kepala Lembaga Pusat Sistem Informasi, Pelaksana Tugas (Plt.) Dekan dan Wakil Dekan FKIP, Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, para dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, serta perwakilan pengguna lulusan.
Hari pertama diawali dengan pembukaan asesmen lapangan, yang meliputi pengenalan antara asesor dan asesi, serta pembacaan dan penandatanganan pernyataan asesmen. Sesi ini dihadiri oleh panel asesor, pimpinan universitas, pimpinan UPPS dan program studi, tim penjaminan mutu, tim akreditasi, serta staf akademik dan nonakademik.
Dalam sambutannya, Rektor Universitas Katolik Santo Thomas, Prof. Dr. Maidin Gultom, S.H., M.Hum., menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada para asesor. Beliau menegaskan bahwa asesmen lapangan merupakan sarana strategis dalam mengevaluasi sekaligus meningkatkan mutu pendidikan.
“Saya berharap seluruh fungsionaris FKIP tetap semangat dalam mengembangkan Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris. Yang terpenting, para asesor dapat memberikan masukan dan rekomendasi konstruktif demi peningkatan mutu akreditasi,” ujarnya.
Plt. Dekan FKIP, Dr. Regina Sipayung, S.Pd., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa setiap kunjungan asesor merupakan momentum pembelajaran dan refleksi bagi program studi. Ia menekankan pentingnya budaya mutu yang berkelanjutan dalam tata kelola dan pelaksanaan akademik.
Asesor I, Prof. Dr. M. Zaim, M.Hum., mengawali sambutannya dengan pantun yang mencairkan suasana. Beliau menyampaikan kesan positif terhadap lingkungan kampus yang asri dan kondusif. Dalam paparannya, beliau menjelaskan bahwa asesmen lapangan bertujuan memotret kondisi program studi secara objektif.

Menurutnya, terdapat dua tujuan utama akreditasi, yaitu:
- Menentukan kelayakan program studi berdasarkan standar nasional pendidikan yang ditetapkan LAMDIK.
- Menjamin mutu program studi dan perguruan tinggi melalui evaluasi eksternal terhadap pelaksanaan Tri Dharma, tata kelola, manajemen, dan layanan akademik.
Beliau menegaskan bahwa proses akreditasi bertujuan melindungi kepentingan mahasiswa dan masyarakat sebagai pengguna layanan pendidikan tinggi.
Selanjutnya, dilaksanakan sesi diskusi dengan pimpinan UPPS yang membahas profil unit, sistem tata kelola, capaian kinerja, serta rencana pengembangan. Tim asesor juga melakukan konfirmasi data kuantitatif bersama pengelola UPPS, program studi, dan tim task force untuk memastikan kesesuaian dokumen dengan kondisi riil.
Sesi berikutnya difokuskan pada diskusi dengan pelaksana penjaminan mutu internal, meliputi verifikasi pelaksanaan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) dalam siklus PPEPP, kelengkapan dokumen standar, manual mutu, serta laporan evaluasi. Diskusi dengan Tim Task Force dilakukan untuk mengonfirmasi Laporan Evaluasi Diri (LED), dilanjutkan dengan pendalaman dokumen.
Tim asesor juga melakukan peninjauan langsung terhadap sarana dan prasarana, meliputi ruang perkuliahan, laboratorium, fasilitas pendukung, serta layanan akademik. Kegiatan hari pertama ditutup dengan diskusi bersama alumni, pengguna lulusan, dan mahasiswa untuk mengonfirmasi tingkat kepuasan, keterlibatan, serta layanan yang diterima.
Hari kedua diawali dengan diskusi bersama tenaga kependidikan untuk mengonfirmasi kinerja, keterlibatan, dan kepuasan terhadap sistem layanan institusi. Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi bersama dosen tetap program studi (DTPS) yang membahas kinerja dosen, pelaksanaan Tri Dharma, serta pengembangan kompetensi akademik.
Tim asesor kemudian melakukan observasi praktik mengajar dosen guna menilai implementasi Rencana Pembelajaran Semester (RPS), penggunaan model pembelajaran inovatif, serta interaksi dosen dan mahasiswa.
Selanjutnya, tim asesor melaksanakan kerja mandiri untuk menyusun draf berita acara dan rekomendasi hasil akreditasi. Tahap ini menjadi bagian penting dalam merumuskan penilaian yang objektif dan komprehensif.
Hasil asesmen kemudian disampaikan kepada pihak UPPS dan program studi dalam bentuk umpan balik (feedback) serta berita acara, yang dilanjutkan dengan pengecekan bersama untuk memastikan kesesuaian data dan hasil evaluasi.
Kegiatan asesmen ditutup oleh Wakil Rektor IV Bidang Kerja Sama, Godlif Sianipar, S.S., M.A., Ph.D.. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan terima kasih kepada para asesor atas dedikasi dan kontribusi yang diberikan.
“Berbagai masukan yang disampaikan, baik terkait kelengkapan dokumen maupun pengelolaan program studi, akan menjadi dasar perbaikan berkelanjutan. Universitas Katolik Santo Thomas berkomitmen menjaga mutu dalam mendidik generasi bangsa,” ungkapnya.

Kegiatan ditutup dengan penandatanganan berita acara asesmen lapangan serta penyampaian rekomendasi hasil akreditasi kepada UPPS dan program studi. Wakil Rektor IV juga mewakili Rektor menyampaikan apresiasi dan doa agar para asesor dapat kembali ke tempat tugas masing-masing dengan selamat.
Berdasarkan hasil asesmen lapangan LAMDIK, Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris menunjukkan komitmen kuat terhadap peningkatan mutu berkelanjutan pada seluruh kriteria akreditasi. Visi keilmuan telah diperjelas melalui integrasi linguistik terapan, pedagogi responsif-budaya, riset, serta inovasi pembelajaran digital dalam kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE).
Tata pamong dan tata kelola dinilai berjalan sesuai prinsip good governance, didukung dokumen SPMI, Audit Mutu Internal, dan Rapat Tinjauan Manajemen yang terdokumentasi. Proses pembelajaran telah selaras dengan RPS, memanfaatkan Learning Management System (LMS), mengintegrasikan penelitian dosen, serta dilengkapi dengan praktik microteaching dan program magang terstruktur.
Tindak lanjut hasil evaluasi dilakukan secara sistematis dan berkelanjutan. Secara keseluruhan, program studi dinilai memiliki kesiapan akademik, administratif, serta mutu layanan yang baik dalam mendukung pencapaian lulusan yang profesional, inovatif, dan humanis.
Melalui pelaksanaan asesmen lapangan ini, Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP Universitas Katolik Santo Thomas diharapkan memperoleh masukan konstruktif sebagai dasar penguatan tata kelola, peningkatan kualitas pembelajaran, serta pengembangan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang berdaya saing.
Universitas berkomitmen menindaklanjuti seluruh rekomendasi tim asesor sebagai bagian dari upaya mewujudkan pendidikan tinggi yang bermutu, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan mahasiswa serta masyarakat. (A/HUMAS)

