Medan – Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia bekerja sama dengan Universitas Katolik Santo Thomas Medan menyelenggarakan Forum Dialog Pemahaman Nilai Sejarah Kebangsaan serta Pemahaman Hak dan Kewajiban Warga Negara bagi Generasi Muda pada Kamis, 26 Februari 2026. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Perpustakaan, Aula Magna Lantai 3, Universitas Katolik Santo Thomas Medan, mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai.
Forum dialog ini mengusung tema “Merawat Histori, Menunaikan Aksi Guna Menyeimbangkan Hak dan Kewajiban dalam Bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia”. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat wawasan kebangsaan, meningkatkan kesadaran konstitusional, serta menumbuhkan karakter generasi muda yang cinta tanah air dan bertanggung jawab sebagai warga negara.
Kegiatan dibuka dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan sambutan dan laporan penyelenggaraan. Acara secara resmi dibuka oleh pimpinan Universitas Katolik Santo Thomas Medan bersama perwakilan Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum. Rangkaian pembukaan menjadi momentum untuk menegaskan pentingnya peran perguruan tinggi dalam membina karakter kebangsaan mahasiswa.
Forum ini menghadirkan sejumlah narasumber kompeten, yaitu Muhammad Andry Simatupang, S.STP, M.Si, Kepala Bidang Ideologi, Wasbang dan Karakter Bangsa Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Sumatera Utara, Prof. Dr. Maidin Gultom, SH, M.Hum, Rektor Universitas Katolik Santo Thomas Medan, serta Rika Eliana Barus, Psi, M.Psi, akademisi Universitas Sumatera Utara. Kegiatan dipandu oleh moderator Prof. Dr. Henry Saida Flora, SH, M.Hum, M.Kn., M.H.Kes.
Dalam sesi pemaparan, para narasumber membahas berbagai topik strategis, antara lain reaktualisasi nilai kebangsaan, pemahaman konstitusi dan Undang-Undang Dasar 1945, serta penguatan jati diri bangsa melalui refleksi sejarah perjuangan. Materi disampaikan secara interaktif dan kontekstual sehingga mudah dipahami oleh peserta.
Antusiasme peserta terlihat dalam sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung dinamis. Mahasiswa dan peserta lainnya aktif menyampaikan pandangan, pertanyaan, serta gagasan terkait peran generasi muda dalam menjaga persatuan, menghormati hak, dan melaksanakan kewajiban sebagai warga negara.

Melalui forum dialog ini, diharapkan generasi muda semakin memiliki kesadaran historis, sikap nasionalisme, serta komitmen untuk berkontribusi positif bagi bangsa dan negara. Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata sinergi antara pemerintah dan perguruan tinggi dalam membangun sumber daya manusia yang berkarakter, berintegritas, dan berwawasan kebangsaan.

