REKTOR MENYERAHKAN HANDPHONE KEPADA 20 PENDAFTAR PERTAMA KELAS KARYAWAN SEKALIGUS PIMPIN RAPAT GABUNGAN TIM TAKSFORCE UNIKA S1 DAN S2 DI CATHOLIC CENTER

Kamis, 29 Juli 2021 pukul 15.30 sd 17.30 WIB Rektor Unika menyerahkan Handphone kepada 20 Pendaftar pertama mahasiswa kelas Karyawan Unika dan sekaligus pimpin Rapat gabungan Tim Taksforce Unika S1 dan S2 di Kampus II Lt. IV Gedung Catholic Center.

Dalam sambutannya Prof. Sihol Situngkir selaku Rektor Unika Santo Thomas Medan mengatakan bahwa Unika harus masuk 10 besar atau  5 besar bahkan peringkat pertama PTS di Sumatera Utara paling diminati masyarakat untuk kuliah. Oleh karena itu, kualitas pelayanan dan proses perkuliahan mesti berorientasi menjaga mutu atau kualitas. Quality adalah salah satu dimensi penting dalam persaingan global saat ini.

Program kuliah kelas karyawan sendiri merupakan sebuah program perkuliahan yang bisa diikuti oleh para pekerja guna melanjutkan studi S1 nya dari latar belakang berbagai disiplin ilmu apapun.

Hari ini dilakukan penyerahan handphone kepada 5 perwakilan mahasiswa dari kelas karyawan; langsung diserahkan oleh Rektor Unika kepada 5 orang perwakilan mahasiswa S1 kelas karyawan yang belajar di Catholic Center meskipun masih berlangsung secara daring (online).

“Mungkin harga handphone ini tidak terlalu mahal tapi ini bisa sebagai motivasi untuk mahasiswa ini untuk tetap semakin semangat dalam belajar”, Kata Prof. Sihol.

Setelah handphone diserahkan kepada mahasiswa tersebut, acara dilanjutkan dengan tanya jawab oleh mahasiswa kelas karyawan sekaligus foto bersama dengan Rektor Unika.

Di akhir acara, Rektor Unika Medan melanjutkan pimpin Rapat gabungan Tim Taksforce Unika Medan Program S1 dan S2 yang di hadiri oleh Argus Simbolon, SE selaku Plt. Kabiro  Rektor, Bertrand Sitohang, SH.,M.H selaku Sekretaris Rektor; Bogor Lumban Raja, P.hD selaku Ketua KUI, Dr. Elizabeth Ghozali, S.H, M.Hum selaku Dosen Hukum, Anna Stasya Prima Sari, S.Pd, M.Pd selaku Ka. Prodi Bahasa Inggris serta Sumarlin anggota baru Taskforce S2 serta beberapa calon tendik Pascasarjana Unika Santo Thomas yang segera dites dan ditetapkan oleh Rektor.

Tim Taksforce ini sendiri sebelumnya dibentuk pada 16 Juni 2021 yang lalu khusus untuk program S1. Hari ini Prof. Sihol Situngkir membagi Taksforce dengan melibatkan Ibu Elisabeth Ghozali selaku Dosen Fakultas Hukum dan Anasm Stasya Sinaga selaku Dosen Pendidikan Bahasa Inggris, Sumarlin Sinaga Dosen FKIP masuk dalam Taksforce Pascasarjana untuk dapat lebih meningkatkan kualitas pelayanan cepat di Unika Santo Thomas dan dapat menjadi salah satu PTS terbaik ke depannya di Sumut. Sementara Frater Bogor Lumban Raja, PhD dan Alice Husein masuk di jajaran Advisor gabungan Taskforce. Rektor yakin dengan pengetahuan dan pengalaman Frater Bogor dan Bu Alice termasuk Dr Elisabeth Ghozali dapat mengarahkan gabungan Tim Taskforce ini lebih semangat bekerja melayani guna membantu Rektor Unika mempercepat pelayanan terbaik di Program S1 dan S2.

Semua program Rektor terealisasi cepat sejak Tim Taskforce dibentuk, tegas Prof. Sihol. “Saya yakin kita bisa kerja cepat mengejar ketertinggalan Unika, asal kita bekerja ikhlas dan sungguh-sungguh tanpa pamrih” tegas Prof. Sihol.

Sebagai kompensasi Rektor berjanji akan membesarkan dan meningkatkan pengetahuan dan pengalaman Tim Taskforce dengan mengikuti kesempatan penugasan Rektor untuk studi banding lanjutan di Indonesia bahkan ke luar negeri, tegas Prof. Sihol Situngkir mengakhiri arahannya.

Acara berakhir dengan doa penutup yang dipimpin Frater Bogor Lumbanraja, PhD. Selanjutnya , Rektor masih melanjutkan kunjungan ke kampus Politomas di Helvetia; yang didampingi oleh Frater Bogor Lumbanraja dan Sumarlin Sinaga.

(Humas)