PIMPINAN YAYASAN DAN REKTORAT UNIKA SANTO THOMAS MELAKUKAN VISITASI KE KABUPATEN SAMOSIR DAN HUMBANG HASUNDUTAN

Pada tanggal 25–26 Februari 2026, Pimpinan Yayasan Santo Thomas yang diwakili oleh Bapak Drs. Lasro Simbolon, MA  selaku Wakil Ketua Yayasan 1, didampingi oleh pihak rektorat Bapak Ir. Charles Sitindaon, M.T selaku Wakil Rektor III dan Bapak Prof. Dr. Posman Sibuea, MS selaku Dekan Fakultas Pertanian Universitas Katolik Santo Thomas melaksanakan kegiatan visitasi ke Kabupaten Samosir dan Kabupaten Humbang Hasundutan.

Dimulai dari kunjungan pertama ke Kabupaten Samosir pada tanggal 25 Februari 2026, Pimpinan Yayasan dan Rektorat UNIKA Santo Thomas disambut dengan hangat oleh Bupati Vandiko Timotius Gultom, S.T. beserta jajaran OPD terkait, antara lain OPD Pertanian dan Ketahanan Pangan, Bappeda, Koperasi dan UMKM, OPD Perindustrian dan Perdagangan, serta OPD Lingkungan Hidup.

UNIKA Santo Thomas sebelumnya telah menjalin kerja sama (MoU) dengan Pemerintah Kabupaten Samosir pada tahun 2022, sehingga kunjungan ini difokuskan pada tindak lanjut dari kesepakatan yang telah disepakati bersama khususnya beberapa desa dan kecamatan yang ada di wilayah Kabupaten Samosir.

Dalam pertemuan tersebut, dibahas potensi penguatan kerja sama di bidang pertanian, pengembangan UMKM, industri kreatif, serta pengelolaan lingkungan hidup yang berkelanjutan. Pemerintah Kabupaten Samosir menyambut baik inisiatif Unika Santo Thomas dalam membangun kolaborasi strategis demi peningkatan kualitas sumber daya manusia dan perekonomian daerah.

Melalui kegiatan visitasi ini, Universitas Katolik Santo Thomas menegaskan komitmennya untuk terus memperluas jejaring kerja sama dengan pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan. Sinergi yang terbangun diharapkan mampu mendorong terwujudnya pendidikan tinggi yang berkualitas, berdaya saing, serta berkontribusi nyata bagi pembangunan masyarakat di kawasan Danau Toba dan Sumatera Utara secara umum. UNIKA Santo Thomas sangat ingin membantu Pemerintah Kabupaten untuk mencapai Samosir yang Unggul, Inklusif, dan Berkelanjutan.

Kegiatan dilanjutkan pada hari kedua, tanggal 26 Februari 2026 dengan tim yang sama melakukan visitasi ke Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan. Rombongan disambut secara resmi oleh Bupati Oloan Paniaran Nababan.

Pertemuan tersebut bertujuan untuk menginisiasi kerjasama antara UNIKA Santo Thomas dengan Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan di berbagai bidang terutama Pembangunan Berkelanjutan (sustainability) pada sektor pertanian, Perkebunan, pemberdayaan Masyarakat, serta Pendidikan. Rencana kerja sama antara Universitas Katolik Santo Thomas dan Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Bupati dan Rektor, serta Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Kerja sama difokuskan pada bidang pendidikan dan pertanian dalam rangka mendukung Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Rapat dipimpin langsung oleh Bupati Humbang Hasundutan dan dihadiri OPD Pertanian dan Ketahanan Pangan, Asisten Bidang Pemerintahan, Staf Ahli Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penelitian Pengembangan, OPD Pendidikan, serta OPD Ekonomi dan pembangunan.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Humbang Hasundutan sangat antusias dan siap memberikan lahan percontohan sebagai sarana penelitian dan pengembangan, khususnya di bidang pertanian, dimana akan dikembangkan kerja sama dari hulu hingga hilir, meliputi produksi, pengolahan, serta pengujian hasil melalui riset mahasiswa dan dosen.

Saat ini, tercatat sebanyak 608 mahasiswa aktif asal Humbang Hasundutan menempuh pendidikan di Unika Santo Thomas, menjadikannya sebagai jumlah terbesar kedua di kawasan Danau Toba. Selain itu, terdapat pula sejumlah dosen di Unika Santo Thomas yang berasal dari daerah tersebut.

Adapun data mahasiswa yang aktif mahasiswa asal samosir 51 orang, toba 87 orang dan humbang hasudutan 88 orang. Total keseluruhan dari data mahasiswa tahun 2025 berjumlah 226 orang.

UNIKA Santo Thomas terus berkomitmen untuk terus berkembang menjadi perguruan tinggi yang relevan, adaptif, dan kompetitif di tingkat regional maupun internasional, serta menjadi institusi perguruan tinggi yang dipercaya oleh masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan (stakeholder), saat ini fokus pada pengembangan dengan membentuk beberapa pusat studi yang akan menjadi fondasi transformasi universitas ke depan, diantaranya yaitu:

  1. Pembentukan Pusat Bahasa, meliputi Bahasa Inggris, Jepang, Mandarin/Cina, dan Korea, guna memperkuat kompetensi global mahasiswa serta mendukung internasionalisasi kampus.
  2. Pendirian Pusat Riset Pertanian Berkelanjutan, dengan fokus pada pangan, produk turunan, dan riset sawit, sebagai respons terhadap potensi besar sektor pertanian di Sumatera Utara.
  3. Pembentukan Pusat Studi Hak Asasi Manusia (HAM), dengan perhatian khusus pada isu human trafficking sebagai wadah riset, edukasi, dan advokasi sosial.
  4. Pengembangan Pusat Kajian Kebencanaan, untuk memperkuat kapasitas mitigasi, pendidikan kebencanaan, dan kontribusi kampus dalam penanggulangan bencana.
  5. Pembentukan Unit Promosi dan Marketing, guna memperkuat citra institusi, meningkatkan daya tarik calon mahasiswa, serta mengoptimalkan strategi komunikasi publik.

Dalam kesempatan tersebut, Drs. Lasro Simbolon, M.A. menegaskan komitmen yayasan dan seluruh unsur pimpinan dalam mendukung percepatan pengembangan kampus. Ia menyampaikan bahwa transformasi UNIKA Santo Thomas akan diwujudkan melalui kerja sama dan kolaborasi antara universitas, pemerintah, institusi/lembaga, serta masyarakat, sehingga mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa.

slot gacor malam ini