UNIKA Santo Thomas Gelar Pertemuan Bersama Penerima KIP Kuliah Aspirasi 2026 dan Orang Tua

Medan, 30 Oktober 2026 — Universitas Katolik Santo Thomas menggelar pertemuan bersama Bapak dr. Sofyan Tan, Anggota DPR RI Komisi X, beserta tim Rumah Aspirasi, mahasiswa penerima KIP Kuliah Aspirasi 2026, dan orang tua mahasiswa. Kegiatan berlangsung di Aula Pertemuan Universitas Katolik Santo Thomas dan menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam mendukung keberlanjutan pendidikan tinggi bagi mahasiswa yang memiliki keterbatasan ekonomi.

Pertemuan tersebut dihadiri oleh Rektor Universitas Katolik Santo Thomas, Dr. Pulumun Peterus Ginting, S.Sn., M.Sn., Wakil Rektor III , mahasiswa penerima KIP Kuliah Aspirasi, serta para orang tua mahasiswa. Dalam sambutannya, Rektor Dr. Pulumun Peterus Ginting, S.Sn., M.Sn., menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya pertemuan sekaligus menyambut baik kehadiran Bapak dr. Sofyan Tan dan tim Rumah Aspirasi di Universitas Katolik Santo Thomas.

“Atas nama Universitas Katolik Santo Thomas, saya menyampaikan selamat datang kepada Bapak dr. Sofyan Tan beserta tim Rumah Aspirasi. Kami menyambut baik pertemuan ini sebagai bagian dari upaya bersama mendukung akses pendidikan tinggi bagi generasi muda,” ungkap Rektor.

Rektor menjelaskan bahwa dukungan terhadap pendidikan mahasiswa melalui program aspirasi telah berlangsung sejak tahun 2018. Berdasarkan data yang dimiliki Universitas Katolik Santo Thomas, tercatat 939 penetapan mahasiswa usulan masyarakat selama periode 2018–2026, termasuk 69 mahasiswa pada tahun 2026. Atas dukungan tersebut, Rektor menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bapak dr. Sofyan Tan yang telah memberikan perhatian terhadap perluasan akses pendidikan tinggi melalui program KIP Kuliah Aspirasi.

Menurut Rektor, akses terhadap pendidikan tinggi merupakan salah satu bagian penting dalam pembangunan sumber daya manusia. Namun, kesempatan memperoleh pendidikan juga harus diiringi dengan tanggung jawab dari seluruh pihak, baik perguruan tinggi, mahasiswa, maupun keluarga. “Kita menyadari bahwa keterbatasan ekonomi masih menjadi tantangan bagi sebagian masyarakat untuk melanjutkan pendidikan. Karena itu, dukungan melalui KIP Kuliah sangat berarti bagi mahasiswa dan keluarganya,” jelasnya. Lebih lanjut, Rektor menegaskan bahwa bagi Universitas Katolik Santo Thomas, pendidikan tidak hanya berorientasi pada pencapaian gelar akademik, tetapi juga pada pembentukan kompetensi, karakter, integritas, dan tanggung jawab sosial mahasiswa.

Universitas Katolik Santo Thomas, lanjutnya, berkomitmen memberikan pendampingan kepada mahasiswa melalui proses pembelajaran, pendampingan akademik, serta pembinaan karakter sehingga mahasiswa mampu menyelesaikan studinya dengan baik dan kelak memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. Kepada para mahasiswa penerima KIP Kuliah Aspirasi 2026, Rektor berpesan agar kesempatan yang telah diperoleh dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Mahasiswa diharapkan belajar dengan sungguh-sungguh, membangun kedisiplinan, menjaga karakter dan integritas, menggunakan bantuan sesuai dengan peruntukannya, serta menyelesaikan pendidikan dengan penuh tanggung jawab.

“Manfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Belajarlah dengan sungguh-sungguh, bangun disiplin dan karakter yang baik, gunakan bantuan sesuai peruntukannya, serta selesaikan studi dengan penuh tanggung jawab,” pesan Rektor kepada mahasiswa. Rektor juga mengajak para orang tua untuk terus terlibat dalam mendampingi dan memberikan motivasi kepada mahasiswa selama menjalani pendidikan di perguruan tinggi. Sinergi antara keluarga dan perguruan tinggi dinilai penting agar mahasiswa dapat menghadapi berbagai tantangan akademik maupun nonakademik hingga berhasil menyelesaikan studinya.

Dalam kesempatan tersebut, dr. Sofyan Tan, Anggota DPR RI Komisi X, menyampaikan bahwa aspirasi masyarakat dalam pengembangan sumber daya manusia perlu diwujudkan melalui dukungan terhadap pendidikan sejak tingkat sekolah dasar hingga perguruan tinggi. Ia menjelaskan bahwa keterlibatan orang tua dalam pendidikan anak sangat penting. Namun, ketika kondisi ekonomi keluarga menjadi kendala dalam membiayai pendidikan, pemerintah bersama DPR RI hadir melalui berbagai kebijakan, salah satunya dukungan pembiayaan pendidikan melalui program KIP Kuliah bagi mahasiswa yang memenuhi ketentuan yang telah ditetapkan.

Sofyan Tan menekankan bahwa bantuan pendidikan yang diterima mahasiswa harus diikuti dengan kesungguhan dalam menjalani perkuliahan. Mahasiswa penerima KIP Kuliah memiliki tanggung jawab untuk mempertahankan prestasi akademik dan memenuhi persyaratan yang berlaku agar dapat terus menerima bantuan pada semester berikutnya. Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah pencapaian Indeks Prestasi (IP) minimal 3,00 sebagai bagian dari persyaratan keberlanjutan KIP Kuliah On Going. Mahasiswa yang tidak memenuhi ketentuan dapat kehilangan keberlanjutan bantuan tersebut sesuai dengan mekanisme dan aturan program.

“Mahasiswa penerima KIP Kuliah harus memperjuangkan pendidikannya dan menyelesaikan studi dengan baik,” demikian penekanan yang disampaikan dr. Sofyan Tan. Ia juga mengingatkan bahwa program KIP Kuliah pada prinsipnya diarahkan untuk membantu mahasiswa menyelesaikan pendidikan tinggi dalam jangka waktu yang telah ditentukan. Karena itu, mahasiswa diharapkan tidak menyia-nyiakan kesempatan yang telah diberikan dan berupaya menyelesaikan studi secara tepat waktu. Kepada para orang tua, dr. Sofyan Tan berharap agar keluarga dapat memahami ketentuan program KIP Kuliah serta terus memberikan dukungan kepada mahasiswa selama menjalani pendidikan.

Pertemuan bersama tersebut menjadi ruang komunikasi antara perguruan tinggi, mahasiswa, orang tua, dan pihak yang mendukung program KIP Kuliah Aspirasi. Selain memberikan pemahaman mengenai hak dan tanggung jawab penerima bantuan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya membangun pengawasan dan komunikasi yang konstruktif agar program dapat berjalan secara tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa.

Rektor Universitas Katolik Santo Thomas juga menyampaikan apresiasi kepada Wakil Rektor III, Ir. Charles Sitindaon, M.T., selaku penanggung jawab bidang beasiswa, beserta seluruh tim yang telah mendukung pelaksanaan program dan pendampingan mahasiswa penerima KIP Kuliah.

slot gacor malam ini